Archive for May, 2008

ketika BBM naik

Posted in Celoteh Astrajingga on May 27, 2008 by narcistastrajingga

pagi itu ketika BBM naik………

chika anakku, menanti air yang mengucur kecil di kran air kamar mandi, karena harus berbagi dengan 10 kepala keluarga di asrama kepolisian di sudut Jakarta.

“Papa kapan kita jalan ke Mall lagi?”

“Nanti sayang, kalau papa sudah punya uang”, jawabku sambil menatap bola matanya yang cantik.

sementara Istriku menghantarkan secangkir air putih.

“Gas habis mas, sekarang susah di cari.” bisiknya lirih.

Ku bergegas mandi tanpa Kopi.

pagi itu ketika BBM naik……..

Chika bermain dengan bonekanya yang sudah kumal.

“Papa mau jaga demo lagi ya ?”

“Nanti Papa Masuk Tv ? atau cuma kakak kakak Mahasiswa yang Masuk Tv?

aku hanya membalasnya dengan senyum getir.

Lastri Istriku menatap khawatir, ” Sampai kapan mereka demo Mas?”

” Entah lah dik” jawabku datar

” Hati hati mas, kulihat di Tv mereka lempari bom molotov”, serunya pelan.

ada ketakutan di matanya, seperti ketakutan di hatiku

“Hutang kita di warung depan sudah banyak mas, dan harga harga sudah naik.”

” Kita bayar saat terima gaji ya dik,”

Siang Itu ketika BBM Naik………

Mahasiswa marah dan semakin marah

mereka memblokir jalan dan membakar Ban

Matahari menyengat membakar kepala.

kucoba untuk tidak terpancing

walau ku marah karena kami di lempari batu

“Apa salahku ?” gumamku

“Bukan aku yang naikan BBM. kenapa Aku yang kalian lempari?”

“Tidak mengertikah kalian , bahwa aku disini hanya menjalankan Tugas”

“sama seperti kalian, aku pun kepanasan, kami pun lapar”

” Sama seperti kalian, aku pun mersakan naiknya harga harga”

“tugasku mengamankan jalannya demonstrasi agar tidak merusak”

“tugas kalian adalah meneriakkan suara nurani, suara moral, suara kaum yang terpelajar”

“Jangan lempari Kami dengan batu”

“Kami bukan Musuh Kalian”

sebuah batu melayang tepat ke wajahku

gelap,….

gelap,..

sepi,…

dalam gelap kulihat Chika bermain di padang rumput hijau

dalam gelap kulihat Lastri tersenyum cantik,

begitu cantik

begitu damai.

begitu tenang.

Sore Itu ketika BBM naik……..

empat jahitan di pelipis kiriku

dalam perjalanan pulang.

terbayang wajah lastri tersenyum manis…….

“Gas habis mas, sekarang susah di cari.” bisiknya lirih.

kupilih….

Posted in Perjalanan Astrajingga on May 26, 2008 by narcistastrajingga

Come unto me, all ye that labor and are heavy laden, and I will give you rest. (Jesus Christ)

biar malam segera pergi

tinggalkan luka yang kita buat bersama

terlalu pengecut hadapi bujukan dosa

takutku akan Mu bawa ku pergi

atas segala berkatMu untuk ku

atas segala kasihMu untuk ku

atas segala Cinta Mu untuk ku

atas segala darah Mu untuk ku

ku pilih tinggalkan malam yang masih muda

untuk pulang ke pada MU…..

negeri Indonesia

Posted in Celoteh Astrajingga on May 21, 2008 by narcistastrajingga

dulu…

ibu melahirkanku di negeri ini.

negeri yang indah dan damai.

negeri yang makmur, negeri yang kaya.

negeri yang bernama Indonesia.

Ibu ajarkan ku ramah tamah dan toleransi

karena itu ciri budaya negeri ini.

santun dalam berkata dan menghormati yang tua

jujur dalam melangkah mewarisi sifat Luhur, sifat negeri Indonesia

ibu bercerita tentang lautan yang luas

hutan yang hijau, padi yang menguning.

terhampar di negeri impian bernama Indonesia

kini musim berganti

matahari terik membakar,

amarah hapuskan keramahan anak bangsa

santun dan toleransi menghilang

keserakahan membutakan nurani

hutan yang hijau tandus,

padi tak lagi menguning, nelayan tak lagi melaut

di suatu negeri yang bernama Indonesia

disudut negeri

ratusan jerigen mengantri seolah minyak bumi tak lagi untuk anak bangsa

saling bunuh demi sebungkus nasi

buruh buruh menjerit oleh beban hidup yang tinggi

anak anak bertajuk mahasiswa berteriak.

menyanyikan Indonesia Raya dengan amarah dan air mata.

di sudut negeri ini

istriku menatap layar televisi.

Demonstrasi, kekerasan, hedonisme, menjadi sajian utamanya

melihat mereka yang tertawa dalam suatu club malam

melihat mereka yang menangis karena suatu bencana

melihat mereka yang marah karena merasa tertindas

di suatu negeri yang bernama Indonesia

kini

dia menanti….

lahirnya anakku

yang akan tumbuh dan besar

di suatu negeri yang bernama Indonesia.

That’s life

Posted in Uncategorized on May 16, 2008 by narcistastrajingga

Thats life, thats what people say.
Youre riding high in april,Shot down in may.
But I know Im gonna change that tune,
When Im back on top in june.

Thats life, funny as it seems.
Some people get their kicks,Steppin on dreams;
But I dont let it get me down,cause this ol word keeps getting around.

Ive been a puppet, a pauper, a pirate,A poet, a pawn and a king.
Ive been up and down and over and out

And I know one thing:
Each time I find myself flat on my face,
I Kick myself up and get back in the race.

Thats life, I cant deny it,
I thought of quitting,But my heart just wont buy it.
If I didnt think it was worth a try,
Id roll myself up in a big ball and ……………die

HE’S FIND ME…..

Posted in Perjalanan Astrajingga with tags , , on May 15, 2008 by narcistastrajingga

“I came not to call the righteous, but sinners to repentance.”

(JESUS CHRIST)

adakah Ia di hati kita saat kita gengam kenikmatan dosa?

adakah Ia di hati kita saat kebahagiaan hadirkan kesombongan?

adakah Ia di hati kita saat kebencian penuhi rongga dada kita?

adakah Ia di hati kita saat maaf adalah milik kita yang paling berharga?

ataukah……

Ia ada di hati kita saat ketakutan menyerang kita?

Ia ada di hati kita saat pedih tak terperi bersama kita?

Ia ada dalam setiap waktu kita.

tak pernah sekalipun Ia tinggalkan kita. walau terkadang kita berjalan menjauhinya.

Ia ada dalam setiap nafas kita.

berikan KasihNya yang tak pernah kita sadari.

Ia rela datang untuk kita yang berdosa.

Ia ulurkan TangaNya untuk tangan tangan yang kotor oleh dosa.

pernahkah kita ada untuk Nya ?

Cikampek 15 may 2008

Narcist-Astrajingga