pulang untukku…

kembali dalam persimpangan yang memabukkan.
meniti perjalanan dalam penantian.
sungguh tak mudah mengikuti jalan MU
mengikuti cara MU
mengikuti kasihMU ya Bapa
ku tak ingin menyakiti siapapun…
ku hanya ingin mengasihi.
dalam dunia kecil yang penuh damai…
ada tawa. kebahagiaan…bukan kesedihan dan keluh kesah.
pergumulan akan ketulusan seperti perang abadi.
tapi ku tahu…
Kau mencintaiku lebih dulu
Kau mengampuniku Lebih dulu
Kau mengasihiku lebih dulu…
bahkan Kau serahkan dirimu di atas kayu salib untuk selamatkan ku.
Ampuni aku yang masih gagal mengampuni
ampuni aku yang masih begumul dengan ketulusan
sentuh aku, genggam tanganku Bapa…
karena ku lebih memilih pulang kepada Mu…
dari pada nikmat yang memabukkan ini.
yang bukan dari pada MU.
September 10, 2009 at 1:22 pm
I proud of you Al ….
September 10, 2009 at 3:15 pm
That’s great Al . . . .
September 10, 2009 at 4:06 pm
setiap orang berhak atas hidup dan kebahagian atas kehidupan yang telah diterimanya… atas nama cinta kasih dia hidup…dan untuk cinta kasih juga kita hidup…berbahagialah bro…jalan masih panjang….